Cek Kelayakan Bus di Terminal Jombang, Dishub Jatim Temukan Ban Didua Kendaraan Tak Sesuai

Petugas temukan ban vulkanisir yag digunakan bus angkutan umum di terminal Jombang
Petugas temukan ban vulkanisir yag digunakan bus angkutan umum di terminal Jombang

Ringincontong.com – Selain gelar tes urine terhadap sopir dan kru kendaraan bus, Polres Jombang bersama Dinas Perhubungan juga melakukan tes kelayakan kendaraan bus di terminal Kabupaten Jombang, Jum’at (24/12/2021).

Dari hasil pemeriksaan sementara dari pagi hingga siang, petugas menemukan ban didua kendaraan yang tidak sesuai dalam aturan pemakaian. Dua bus tersebut secara langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas setempat.

Kasi Pengendalian dan Operasional UPT LLAJ Dishub Jatim, Yoyok Kristyowahono mengatakan bahwa telah ditemukan dua pelanggaran yang dilakukan angkutan umum.

“Hasilnya itu tadi dua bus AKDP yang ban bagian belakangnya kurang dari 60 persen. Untuk bus yang satu ini kami kasih peringatan, karena hanya satu yang diluar,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Sementara kondisi ban kendaraan bus yang satunya, pihaknya mengaku jika sudah dinyatakan melanggar. Karena seperti yang disampaikan, ban pada bus tersebut sampai diketahui tampak mengelupas.

“Kami lakukan tindakan tilang, sidang. Selain kena tilang, nanti kami langsung perintahkan untuk langsung diganti di tempat,” jelasnya.

Tak hanya itu, sejumlah kendaraan bus yang melintas di terminal setempat juga ditemukan beberapa yang mengenakan ban vulkanisir. Namun menurut Yoyok tidak ditemukan ban tersebut yang dipasang di bagian depan.

“Kalau ban vulkanisir diletakkan di depan, maka akan kami lakukan tindakan tilang. Sementara tadi ini diletakkan di belakang, jadi tidak apa-apa,” katanya.

Puluhan bus dilakukan pemeriksaan secara bertahap. Hal ini dilakukan menurut Yoyok agar menciptakan keamanan kendaraan selama melakukan perjalanan di Jalan Raya. Apalagi menurutnya juga bertepatan di momen menjelang peringatan Hari Natal dan Tahun baru, tak jarang masyarakat melakukan bepergian dengan tranportasi umum.

“Kalau tidak sesuai kan justru membahayakan, apalagi soal ban ketika musim hujan. Maka dari itu jelang Nataru ini, kami lakukan cek kelayakan kendaraan angkutan umum,” imbuhnya memungkasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *