Istiqomah Baca Surat Al-Waqiah 3 Kali Setelah Ashar untuk Kelancaran Rezeki

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri, KH. Muhammad Nurul Huda Jazuli, dikenal luas sebagai salah satu ulama kharismatik Nahdlatul Ulama (NU) yang senantiasa memberikan bimbingan spiritual kepada umat. Salah satu ijazah amalan yang kerap beliau sampaikan kepada para santri, alumni, dan masyarakat umum adalah konsistensi dalam membaca Surat Al-Waqiah sebanyak tiga kali setelah melaksanakan sholat Ashar.

​Amalan ini menjadi salah satu “pegangan” spiritual yang sangat diminati, terutama bagi mereka yang sedang berikhtiar mencari keberkahan hidup dan kelancaran rezeki.

Fadhilah dan Keutamaan Amalan

​Dalam berbagai kesempatan pengajian, Kiai Huda—sapaan akrab beliau—menekankan pentingnya mengimbangi ikhtiar lahir (bekerja) dengan ikhtiar batin (berdoa dan berdzikir). Surat Al-Waqiah sendiri secara syariat memang dikenal sebagai surat yang memiliki fadhilah luar biasa untuk mencegah kefakiran.

​”Barangsiapa yang membaca Surat Al-Waqiah setiap malam, maka dia tidak akan ditimpa kesusahan atau kemiskinan selama-lamanya.” (HR. Al-Baihaqi).

​Oleh Kiai Huda Jazuli, amalan ini diijazahkan secara khusus untuk dibaca sebanyak 3 kali berturut-turut setelah sholat Ashar. Waktu setelah Ashar menuju Maghrib diyakini sebagai salah satu waktu yang mustajab untuk mengetuk pintu langit.

Tata Cara Mengamalkan Ijazah

​Bagi masyarakat yang ingin mengamalkan ijazah dari KH Nurul Huda Jazuli, berikut adalah tata cara yang dianjurkan agar mendapatkan keberkahan yang sempurna:

  1. Menjaga Istiqomah: Amalan ini sebaiknya dilakukan secara konsisten (istiqomah) setiap hari, bukan hanya saat sedang mengalami kesulitan ekonomi.
  2. Waktu Pelaksanaan: Dibaca langsung setelah selesai mendirikan sholat Ashar (setelah wirid/dzikir sholat fardhu).
  3. Hitungan: Dibaca sebanyak 3 kali ulangan secara khusyuk.
  4. Niat yang Benar: Meniatkan amalan ini sebagai bentuk ibadah, taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah, dan wasilah untuk memohon ridha-Nya dalam hal keluasan rezeki yang halal dan barakah.

Redaksi Tim Ringincontong.com diolah dari kompasiana, kyaiku.com dan sumber lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *