Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 111 Jakarta pada 2 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, Presiden tidak hanya memantau distribusi makanan bergizi, tetapi juga makan bersama para siswa serta berdialog mengenai cita-cita mereka. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan dengan baik dan memberikan manfaat langsung kepada peserta didik.
Program MBG saat ini terus diperluas jangkauannya ke berbagai daerah di Indonesia. Pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan tahun 2026, meliputi siswa sekolah, santri, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Selain perluasan penerima manfaat, Badan Gizi Nasional juga melakukan berbagai pembenahan tata kelola. Pada 4 Juni 2026, BGN mengumumkan langkah efisiensi anggaran, penguatan pengawasan, serta peningkatan efektivitas distribusi makanan untuk memastikan kualitas program tetap terjaga.
Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa MBG merupakan program strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pemerintah menyebut program ini telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat dan akan terus dilanjutkan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi Indonesia yang sehat dan cerdas.
Fakta Singkat MBG 2026
Menyasar siswa, santri, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Target penerima manfaat sekitar 80 juta orang pada 2026.
Didukung oleh ribuan dapur dan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di seluruh Indonesia.
Menjadi salah satu program prioritas nasional untuk menekan stunting dan meningkatkan kualitas SDM.












